Berawal dari baca blognya Mae, dan blognya Fanny gw terinspirasi untuk melakukan gerakan ini: Sekotak Susu untuk Anak Jalanan. [sok sosial banget ya gw…] :p At least hal ini bisa dimulai dari diri gw sendiri.
Yup, yang dimaksud dari gerakan “Sekotak Susu untuk Anak Jalanan” –btw, nama gerakannya masih belum fix, ini karangan gw aja-adalah gak ngasih duit buat mereka yang meminta2 di perempatan jalan, atau dimana pun itu. Terutama mereka yang masih dalam masa anak2-yang harusnya sedang belajar di sekolah. Sebagai penggantinya, berikanlah sekotak susu. Atau, kalo gak punya, bisa diganti yang lain, misalnya biskuit dan buah. Bukan duit, yang ujung-ujungnya jatuh ke tangan preman yang mengkreasikan anak-anak kecil tersebut. Bukan duit, yang nantinya buat beli minuman keras. Bukan duit, yang nanti buat beli rokok. Dengan uang kalian, mereka akan tetap di perempatan jalan, meminta-minta.
Dari yang gw baca, sebenernya mereka punya keinginan untuk bersekolah, bahkan mereka lebih matang dari kita-yang hidup serba ada dengan orang tua-karena mereka tau susahnya mencari uang, kejamnya kehidupan. Mereka lebih percaya diri. Yang masih punya semangat besar, bahkan berusaha mencari sekolah gratis, dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mereka bekerja serabutan seperti membersihkan mesjid, mencari barang rongsokan dan sebagainya. Demi mengejar cita-cita menjadi polisi atau insinyur.
So, that day, sebelum gw mo belanja bulanan ke Griya, gw ambil sekotak susu dari kulkas. Kebetulan sudah ada.
Bener aja, waktu ngantri di tukang Cimol, ada anak kecil umur 8 tahun an, menyodorkan gelas Aqua yang kosong ke gw. Bukannya ngasi duit tapi gw kasi Sekotak Susu. gw kira anak itu bakalan bingung. Tapi malah senyum. “Nuhun teh.” Kata anak itu.
Di dalem angkot balik dari Griya, eh, ada yang minta-minta lagi. Yang satu ini lebih belia, sekitar 6 tahun. Anak kurus botak berbaju kuning ini membawa kayu yang dipaku dengan tutup botol, yang ditepok2an sambil bernyayi lirih. Gak inget deh nyanyi apa. Lebih mirip nggumam. Karena gak ada susu lagi. Gw bongkar belanjaan gw. Apa kira2 yang bisa dikasih… hmmm… akhirnya gw robek plastik jeruk gw. Ambil satu buah. Trus kasih deh ke anak itu. Aha! Mission accomplished!
Besok besok, gw pikir, gw bakal nyelipin kertas yang tulisannya “Sekolah yang Rajin ya dek” atau selipin pengetahuan2 umum yang menarik, yang jelas semoga bisa mengingatkan mereka kembali akan pentingnya pendidikan buat melanjutkan hidup.
Waktu itu, mae, gw, fany, vidya sempet ngumpul n ngobrol tentang kelangsungan gerakan ini. Sebagai langkah awal, kita mo bikin nama, visi n misi. Trus… ngumpulin masa lewat dunia maya. Klo memungkinkan, kita mau bikin sosialisasinya langsung di jalan. Narik sponsor dan sebagainya. Maklum, we are a twenty something girl. Masih menyimpan semangat yang meluap2. Hueheuheue…

Street Children
Sumber gambar: http://japanfood.multiply.com/journal/item/28
Whoever, wherever, whenever you read this article guys… and think that this might be good for those street childrens, for our next generation, for this country. Please do this simple thing. And yet, tell this to your friend. Karena efeknya juga baru terasa kalo kita sama-sama melakukan ini. Sebelum pergi keluar rumah, ingat, bawalah sekotak susu dalam tas kamu. gak terlalu berat kan?
Even the smallest person in the world can make a change (Arwen, Lord Of The Ring)

21 comments
Comments feed for this article
May 9, 2008 at 12:09 am
ajinugroho
waaaaaaaah,…
bisa ne ikutan ngamen demi mendapatkan sekotak susu,,,,
hehhehehehe,…
bagus jg idenya,..
May 9, 2008 at 8:18 am
edziardo
bagus, bagus kampanye-nya….smoga jalan terus ya….
May 19, 2008 at 8:52 am
pagilucha
Wahh…keren ya idenya!! Setuju gw!!
Gw jg mau ikutan ahhh…..Small starting step for a better Indonesian future!!
Anyway..salam kenal jg yaaa…
May 28, 2008 at 8:05 am
mirkenken
gak nyangka Aruna bisa sampe kepikiran hal begini
bagus Run.. Salut ama idemu
June 5, 2008 at 6:00 pm
Zeft
agreed !!
sepatu !
yang gw pikirin dari dulu, daripada ngasi duit mending ngasi roti kek, minum kek, buah kek, apa kek.. slaen duit..
soalnya duitnya jarang yang buat mereka, klo dijakarta, anak2 itu dipaksa nyetor duit ke.. apa namanya ? manager ? hallah.. klo makanan kan abis ma anak2 itu
semakin kita ngasi duit, kita akan semakin menjerat anak2 itu ke jalanan !
klo pun mo ngasi duit, dah banyak lsm yang bisa membantu…
tapi y gitu dee.. gw sampe sekarng cuma bisa ikut setuju :p
June 6, 2008 at 12:12 pm
arunamemangmanis
@pagilucha
salam kenal juga
@semua
ayoooo….
lancarkan gerakan ini.
thx for supporting anyway.
June 13, 2008 at 3:57 am
deniar
Run kalo kotak susu kemahalan bisa2 diri sendiri yang bangkrut
Kalo mau kasih aja beng2 yang kecil (tapi jajanan manis bikin mereka jadi gigi bolong ha ha ha).
Well stop beri uang ke anak jalanan! Beri Kami kesempatan!
June 13, 2008 at 4:51 am
arunamemangmanis
ha ha ha
terserah kak… yang penting redho.
sebelum kasi beng beng ingetin aja, “ini de… saya punya nya Beng Beng, tapi ade tau gak? makan yang manis2 begini, kalo gak rajin sikat gigi, giginya bisa banyak kuman trus bolong de.”
masih mau ga anaknya? :p
June 13, 2008 at 7:14 am
deniar
@aruna
keburu lampunya jadi ijo lagi
atau kita bagi tugas aja Run, aku kasih beng2nya kamu kasih odol+sikat gigi ke setiap anak jalanan. He he he
June 15, 2008 at 5:19 am
arunamemangmanis
sabun sama handuknya aja sekalian kak :p
February 16, 2009 at 9:11 am
Mari Memberi Susu « Bread and Butter Letter
[...] Vidya cHaNtiQue @ 4:11 pm Tags: Friends, Revolution, Sharing Sesuai dengan tulisan teman-temanku aruna dan mae sebelumnya, saya hanya kembali mengingatkan kepada public semua tentang gerakan “Sekotak [...]
March 2, 2009 at 11:44 pm
nonadita nonadita » Berbagi Sehat di Jalanan
[...] Prakteknya, ya. Tapi Rahmanita Vidyasari (Vidya), Nurmaya Widuri (Mae), Fanny Sudarti (Fanny), dan Aruna Anggayasti (Aruna), berharap ada kesan yang ditinggalkan dari proses yang sebentar saja. Secarik pesan yang ditempel [...]
March 9, 2009 at 11:26 am
OnlyMinds » Blog Archive » Sekotak Susu untuk Anak Jalanan
[...] Pagi tadi seperti biasa, penulis membuka online journal favoritnya *yang punya motto Your Life on The Line*. Dan penulis dikagetkan dengan sebuah thread dari sahabat baiknya yang sekarang bekerja di Bandung. Threadnya bertuliskan “Mari Memberi Susu”. Karena penasaran, penulis pun mengklik link yang tertulis di thread tersebut dan penulis merasakan takjub luar biasa akan apa yang sahabat baiknya itu lakukan bersama kawan-kawannya. Pada akhirnya, penulis pun melakukan sedikit wawancara dengan salah satu penggerak “Sekotak Susu untuk Anak Jalanan”, Rahmanita Vidyasari (Vidya) dan Aruna Anggayasti (Aruna). [...]
March 25, 2009 at 9:06 am
istiyanto
Salam kenal ya mbak…
April 1, 2009 at 2:35 pm
kharisma
mangstab abis…
numpang copas y sis…:D
April 20, 2009 at 6:43 am
elviera23
salam kenal aruna…hm…idenya bagus bgt..inspire sy juga buat melakukan hal yang sama. Saya dukung banget nih gerakan “Sekotak Susunya”.
btw, blogmu ku link ya di blogku…siapa taw ada yg baca dan terinspirasi jg hehehe…
July 2, 2009 at 10:05 am
nima
hai vidya…
saya salut sekali dengan ide sekotak susu yang kamu dan teman-temanmu lakukan. saya tertarik untuk membuat sebuah liputan dokumenter tentang gerakan yang kalian lakukan. saya harap, kamu dan teman-teman mau meluangkan waktu untuk bertemu. terimakasih.
-Nima Sirait-
Program Dokumenter “REFLEKSI” DAAI TV
Gedung ITC MANGGA DUA lt. 6
Jalan Mangga Dua Raya – Jakarta
p : 021 6123733
m : 0817 6505 014
July 4, 2009 at 11:13 am
arunamemangmanis
hai mb nima,
terima kasih sekali tawarannya, saya akan rundingkan dengan teman2. dan mungkin.. jangan expect yang tinggi2 dulu mbak, soalny kita juga baru baru merintis gerakan ini. hehehe…
Kalo kami sudah sepakat akan segera saya hubungi mb nima.
PS: saya aruna, klo vidya temen saya.
Blog untuk gerakan ini ke aboxofmilk.wordpress.com
August 10, 2009 at 2:28 pm
fajar
aruna,pertama liat kamu dari tv trus ku coba cari lebih lanjut di internet.satu kata buat kamu HEBAT!!!!!!.di saat perekonomiam sedang krisis,kmupunya pikiran yng cemerlang,kamu ndak mikirin diri kamu sendiri aja,kamu mau berbagi dengan rang laen,itu adalah hal yang tidak dimiliki orang laen,termasuk aku,balas ya,aku mungkin sangat terhormat bisa temenan ma kamu.maju terus.
August 11, 2009 at 2:28 am
arunamemangmanis
hi, salam kenal, semua pasti punya pikiran yang sama, ingin membantu mereka yang membutuhkan, tapi mungkin nggak tau harus mulai dari mana. thanks buat supportnya. so.. jangan lupa bawa sekotak susu waktu jalan2 yah =)
My pleasure to be ur friend too.
August 14, 2009 at 9:19 am
fajar
run boleh tau alamat email kamu ndak