You are currently browsing the category archive for the ‘InformaticPedia’ category.

Dealing with several projects related to CMS, makes me (a bit) more understand about how companies, especially telco companies, trying to manage loyalty of their customers. They build a system doing segmentation of their customers and send them promotional messages. There are 3 types of direct marketing which usually used by a telco company; Database Marketing, Event Based Marketing and Mobile Marketing. I’ll try to give you brief explanations about these concepts of markeitng-as far as I know. 🙂

Direct Marketing (taken from www.johnlincoln.biz)

Direct Marketing (taken from http://www.johnlincoln.biz)

Read the rest of this entry »

Image © Joachim Wendler - Fotolia.com

Image © Joachim Wendler – Fotolia.com

PT. XL Axiata Tbk (selanjutnya disebut XL) merupakan salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 1989, perusahaan ini banyak melakukan perubahan, baik struktur organisasi maupun teknologi yang diterapkannya. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai visi perusahaan yaitu ‘Menjadi operator seluler no. 1 di Indonesia – memenuhi kebutuhan pelanggan, pemegang saham dan karyawan’.

Read the rest of this entry »

Banyak banget yang saya dapet di ‘dunia baru’ saya. ‘Dunia Baru’ means tempat kerja. Yup, Alhamdulillah… saya lagi kontrak buat kerja di PT. INTI di divisi JIT, menjadi bagian dari proyek Sparelog, posisi Software dan Database… Sebagian pelajaran tersebut, khusunya yang berkaitan dengan teknis, adalah pengetahuan tentang menjadi Database Administrator yang sebenar-sebenarnya. Suatu pekerjaan yang belum terbayangkan prakteknya sewaktu masih jadi mahasiswa :p. Berikut saya kasi sedikit perkenalan mengenai barang barang baru yang saya jumpai dan geluti on these recent days…

TOAD

Nah, ini tools yang sangat berguna dan sangat mudah digunakan untuk melakukan segala sesuatu yang berkaitan dengan basic administration. Sama powerfull nya dengan melakukan di SQL Plus. Bedanya, klo pake TOAD kita gak perlu ngetik. Tinggal klik… klik… klik… beres. 😀 mau lihat isi data table, mau lihat detail kolom setiap table, fungsi, procedure, trigger, sequence, tinggal klik. Tapi suatu saat kita memang masih perlu mencoba2 sintaks atau query yang lebih afdhol klo diketik, jangan kuatir… di TOAD juga ada tiruan layar SQL Plus untuk mencoba query2 tersebut. Waktu di kampus belom diajarin ‘mainan’ ini. Coba klo udah ya… saat2 praktikum pasti akan terasa lebih mudah hwhwhhww… Gak salah kalo ada yang bilang TOAD itu… ‘Tools All In One untuk DBA’.

Kegiatan yang paling sering-atau bisa dibilang rutin-kamu lakukan sebagai seorang DBA adalah mengekspor/mengimpor dari/ke server, tujuannya agar kita bisa melakukan perubahan2 database tanpa perlu khawatir akan merusak database yang asli. Dan pekerjaan ini bisa dengan mudah dilakukan dengan TOAD.

ORACLE DEVELOPER

Oracle developer digunakan untuk membuat aplikasi/interface sebagai perantara user dan database. Setara dengan visual studio, Delphi dan kawan-kawan. Pendekatan saya ke oracle developer gak sekenceng pendekatan saya ke TOAD, karena saya sekarang lebi focus pelajari whats-really-going-with-the-business-process, dimana saya harus beradaptasi dengan istilah2 yang dipake di Sparelog, struktur table databasenya dan terakhir… baru aplikasinya.

ERwin

Nah klo Erwin berfungsi untuk mendesain database, khususnya Physical design. Pake Erwin kita bisa mengenerate dari database ke dalam bentuk diagram atau sebaliknya. Kita juga bisa melakukan perubahan pada struktur database dengan mudahnya, karena tampilannya berupa ‘diagram’. Kita bisa merubah kolom tabelnya, menambah atau menghapus table, merubah constraint dan lain lain. And automatically… database nya juga ikutan berubah.

Oh iya, menjawab postingan saya yang ‘I Want To Break Free’, ternyata… sampai saat ini saya enjoy menjalani peran saya sebagai karyawan. Memang… manusia itu harus selalu belajar, dan berani keluar dari ‘ruang nyaman’ nya. Hasilnya… saya sekarang melanglang buana dengan cara yang beda, yang dikasi sama Tuhan buat saya. Yang sebelumnya, saya pikir melanglang buana hanya bisa dirasakan dengan jalan-jalan. Hehehe… Asal hati kita terbuka, pelajaran2 atau pandangan2 hidup bisa kita lihat melalui pengalaman yang sederhana. J

Huaaaa…. Dats all for today. nice to have this writing. Have a nice work n keep giving ur best effort ! Bubye.

wisuda wisuda wisuda...

wisuda wisuda wisuda...

Dengan telah selesainya TA berjudul “Penerapan Algoritma Rank Based Ant System Pada Optimasi Penjadwalan Sumber Daya Proyek” (berikut jurnal TA dan poster TA). Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada :

1. Syukur Alhamdulilah penulis haturkan kepada ALLAH SWT, atas karunia akal dan pikiran, kehidupan penuh warna, dan kehendak bebas yang telah dilimpahkan kepada manusia dalam menjalani peran di muka bumi dan telah memungkinkan penulis melewati babak TA ini dengan baik dan tanpa hambatan yang begitu berarti.
2. Ibu dan Bapak atas perhatian dan dukungan yang gak putus-putus sampai detik ini dan tak pernah terbayangkan bagaimana membalasnya. Mas Risma yang selalu sabar ngayom adek-adeknya, maaf ya mas kalo selalu bikin repot :p. Mika, anak kecil yang selalu jadi sasaran uyel-uyel orang serumah. Rajin belajar ya dek, biar bisa jadi presiden. Terima kasih karena telah menjadi keluarga yang sangat menyenangkan dan selalu menjadi penyeimbang disaat penulis terombang-ambing dengan segala yang ditemukan selama menuntut ilmu, jauh dari rumah.
3. Ibu Warih selaku pembimbing I dan Bapak Adiwijaya selaku pembimbing II (terima kasih kesempatannya untuk mengikuti ICTel), yang selalu memberikan arahan dan semangat luar biasa demi terselesaikannya Tugas Akhir ini.
4. Bapak Sugiharto dan Imam Haryono serta semua responden yang telah memberikan informasi untuk penyelesaian TA ini.
5. Bapak Dana dan Ibu Niken selaku dosen penguji, yang telah memberikan banyak masukan, dan nasehat mengenai Tugas Akhir ini.
6. Keluarga Besar Laboratorium RPL-Multimedia, Mirza terima kasih atas masukan-masukannya mengenai TA ini, Leo, Yoyo, Kak Zeptin, Harry, Bayu, Agung, Vika, Intan, Tari, Amel, Mika, Kak Singgih, Kak Joel, Wanti, Mbak Vidya, Mbak Desty, Mbak Nana, Kak Didit, Bang Rifky, Kak Sendi, Kak Ipoenk, Mbak Pipit, Jenggot dll beserta segala isi laboratoriumnya. Terima kasih atas persahabatan dan kerja samanya selama ini. I’m having such a good time here.
7. Sahabat penulis, para “T” Family, Mega-Teta, Ira-Toti, Inchy-Tita, Leni-Teti, and specially Vidya-Tita, sebagai partner penulis di segala bidang :). Selamat menempuh impian masing-masing, kalian semua perempuan luar biasa :).
8. Teman-teman SMA, Ayi, Tami, Esti atas semangatnya. Ayo, buruan nyusul!
9. Mbak Eni dan Dian teman serumah di Gang Marsani. Walaupun baru 2 bulan, tapi rasanya seperti sudah dianggap saudara sendiri.
10. Penghuni kos Kartika, Mamah, Meta, Putri, Mbak Nuri, Mbak Mita, Alma, Fanny Satu, Fanny Dua, Mae dan lain-lain.
11. Mega, Yunita dan Mirza terima kasih sudah datang untuk menyemangati saat sidang.
12. Para pengusaha cireng Cidomo, Bos Ferdian, Rangga, Kak Deniar, Kak Syahrul (terima kasih juga masukan-masukan dan semangatnya mengenai TA ini), Anita, Vidya, Wawan, Kak Alit, Kak Donald, Ucup, Kak Ucil dan Kak Alin. Sudah pada lulus, kapan jualan lagi? :p
13. Pret, Prit, Prot, Bonong, Kusmin, Mr. Spooky, Kak Dadang, Intan, Vidya, Bayu atas pengalaman mendaki gunung pertama kali dan perjalan ke Garut. Gimana Pulau Sempu?
14. Teman-teman seperjalanan ekspedisi Bandung Selatan, Agung (terima kasih juga kursus singkat Bahasa Inggrisnya :)), Ardi, Devia, Rally, Prima, Leni atas pengalaman yang tak terlupakan.
15. Keluarga besar kakek Djaelani dan keluarga besar kakek Soebadi yang selalu memberikan dorongan, walaupun dari jauh.
16. Pak Iwan, Pak Jack dan Bu Santi yang baik hati dan sabar melayani dan membantu penulis dalam hal administrasi. Pegawai perpustakaan yang-mungkin-bosen melihat penulis mondar-mandir perpustakaan. Serta seluruh dosen serta staf Departemen Teknik Informatika IT Telkom atas semua perkuliahan yang telah saya dapatkan.
17. Warga sekelas IF2803 yang menjadi rekan penulis selama 4 tahun menjalani perkuliahan.
18. Arctic Monkeys, The Cure, The Strokes atas musik yang menemani hari-hari pengerjaan TA.

Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu atas kebaikan yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Tapi sesungguhnya Tuhan akan membalas segala kebaikanmu, sekali lagi terima kasih.

Bandung, Oktober 2008
Aruna Anggayasti Priyanto

NB: buat temen2 yang nungguin waktu wisuda (kalo emang ada yang nungguin hehe). Sory banget… waktu itu-habis kelar acara-gak kepikiran apa2, langsung diajak cabut sama ortu. Ya uda d, cabut… sebenernya sedih juga, koleksi fotonya jadi ga lengkap hiks…

Abstract

Project management in the business field is defined as managing and directing time, material, personnel, and costs to complete a particular project. One important phase in the project planning is Project Resource Scheduling. This process identifies resources amount and type according to the activity that scheduled. Planning the efficient use of resources is a complex task. The purpose is to create a smoother distribution of resource usage i.e. to minimize the fluctuation of the resource usage. The resource leveling is used to produce a solution to the problem.

So far, researchers test several heuristic in order to produce the optimal solutions of the problem. In this paper, we discuss an implementation of the Ant Colony Optimization (ACO) to the Project Resource Scheduling Problem (PRSP). To implement the ACO algorithm with a problem, requires defining; an appropriate graph, the autocatalytic feedback process, the heuristic and the constraint satisfaction method.

Keyword : Project Resource Scheduling Problem, fluctuation, resource leveling, ACO

DOWNLOAD FULL TEXT:

ictel-2008-prsp-aco

WRITER’S COMMENT:

It’s just 40% finish of the whole research. Please wait for the next report. And i’m waiting for your responses, critics and discussion. 🙂

Pernah kepikiran kenapa dinamain C++?

C++ belakangan muncul setelah C, seiring dengan berubahnya konsep dasar berkenaan dengan class untuk pemrograman berorientasi objek. Namun karena C++ masih memiliki C sebagai subset, karena itu namanya C++. Kalo pernah nyicip pemrograman, pasti ngerti maksud dari tanda ++, yang merupakan operator khas C yang artinya menambahkan bilangan 1 (C=C+1). Ada yang mengusulkan C+, tetapi ditolak karena syntax error. Hahaha… Ada juga yang mengusulkan ++C. Bedanya? Kalo ++C, nilai yang dikembalikan adalah setelah ditambahkan 1. Sedangkan C++ nilai yang dikembalikan adalah sebelum ditambahkan 1: which is C. Jadi seharusnya ++C adalah nama yang tepat, tapi… karena eh karena ++C sounds not good, maka nama C++ lah yang dipakai.

The end. Plok plok plok!
I just didn’t expect there is a long explanation about this. Hehe… I’m using the C# though.

[Reference: Tan Soei Tien’s book, nice book]

Since I couldn’t find the exact answer of this question, so… why its called “C#” by the way…?

Last Friday, at 8 pm, we are having a discussion about Strategy Pattern at RPL laboratory. I won’t explain you about Strategy Pattern in a serious way. You’ll find more information in those articles:

http://en.wikipedia.org/wiki/Strategy_pattern
http://www.dofactory.com/Patterns/PatternStrategy.aspx
http://www.exciton.cs.rice.edu/JavaResources/DesignPatterns/StrategyPattern.htm

This article is more like a review, what I’ve got from the discussion. Let’s think globally 🙂

Mirza, the presenter of the discussion, demonstrated in a very good way. He pictured a class that called BlackBox. The function of the BlackBox was to loop and generate “prima”-sorry, how to say it in English? :p-numbers in random way. He wanted to show the result by making another class called Viewer. Then, there were 2 classes in the main program, they were Black Box and Viewer. To make it work, he had to make a link between them, notify the Viewer so BlackBox could recognize it.

By writing this statement in BlackBox (in java): Viewer.NotifyMe(x);

Aha, no problemo. 🙂

THE PROBLEM IS…

The problem appeared when he wanted to make another way to show the result. If Viewer showed the result in console, then Monitor would show it in form. After he made the class of Monitor, he should reinvestigate the BlackBox code. Remember: the link, he had made before, was to recognize Viewer, not Monitor! He should change the code: Viewer -> Monitor for 3 or more times. Wah repot…
Maybe you’ve ever face the same problem while you are in the middle of coding. Find, next, replace, find, next, replace… while there is a way to solve the problem. Okay, how to make the BlackBox dynamic and reuse able?

PROGRAM TO INTERFACE- NOT TO IMPLEMENTATION

Make an interface. This interface has inheritances-for the previous case they were Viewer and Monitor. The BlackBox would call the interface, not the Viewer either the Monitor. You can switch the behavior in the Interface, not in the BlackBox.

DESIGN BY CONTRACT

If Viewer and Monitor-or other classes-want to be the inheritance of the Interface. They have to ‘sign’ a contract first.

For example (in java): … Monitor implement displayable{…

If Interface has a method called “display”, then the Viewer and Monitor have to name their method by “display”.

This called STRATEGY PATTERN. This way allows you to switch your algorithm in a simple way. If you want to have several different behaviors that you want an object to perform, then just encapsulate each of the behavior in different class, not buried in the body.

Good discussion, no one asked any question though… :p Actually, this is the… 4th discussion we had in RPL Laboratory since May 2008. We have this program every Friday, at 17.00-most of the time. We already had:
– Web Engineering by Aruna
– Web 2.0 by Yoyo
– Web 3.0 by Amel
– Game Development by Leo
– Strategy Pattern by Mirza

The next discussion would be:
– Observer Pattern
– Garbage Collector
– Software Product Line
– Microsoft Technology
– E-Learning

Any request? The discussion is not only for the RPL member, everyone welcome.
Sorry if there’s anything incorrect in my explanation about Strategy Pattern. I’m just the beginner. Hehehe…

What the…?

ACO atau Algoritma semut merupakan algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah optimasi yang terinspirasi dari perilaku semut. Sebut aja Artificial Ant (semut tiruan).

Saat ini sedang banyak dilakukan penelitian terhadap perilaku alam yang mungkin bisa diterapkan untuk mencari solusi pada permasalahan2 optimasi. Kita sudah sering mendengar JST dan Algoritma Genetika yang meniru system kerja tubuh manusia. Perilaku hewan juga ditiru, burung, lebah, angsa… dan algoritma semut hanya salah satunya.

Perilaku Semut Yang Mana?

Pada saat semut menemukan sumber makanan, maka semut perlu menentukan jalur yang terpendek antara sumber makanan dan sarang semut. Disinilah peran teman2 atau ‘koloni’ semut. Pekerjaan menelusuri jalur didistribusikan kepada beberapa agen semut. Pada awalnya semut2 tersebut akan melalui semua jalur yang memungkinkan secara acak. Kemudian jalur yang terpendek pada saat itu dibubuhi jejak, yang disebut dengan pheromone. Pada dunia nyata, pheromone merupakan alat komunikasi berupa hormon yang dikeluarkan oleh semut sebagai penunjuk jalan bagi semut yang lain.

Ilustrasi koloni semut menemukan jalur terpendek untuk mencari makanan

Ilustrasi koloni semut menemukan jalur terpendek untuk mencari makanan

Dengan adanya informasi pheromone, maka semut2 selanjutnya tidak akan berjalan secara acak lagi, namun akan lebih tertarik mengikuti jalur yang ada pheromonenya. Semakin banyak semut melalui suatu jalur, semakin banyak pula jumlah pheromone yang tertinggal di jalur tersebut. Sehingga, lama kelamaan semua semut melalui satu jalur yang seragam, yaitu jalur yang terpendek. Perilaku semut yang seperti ini merupakan salah satu bentuk autocatalytic-suatu perulangan dengan feedback yang positif.

Siapa pencetus Algoritma Semut?

Marco Dorigo

Dorigo Marco. Pada tahun 1992 sebagai thesis PhD nya. Setelah itu banyak dilakukan penelitian mengaplikasikan Algoritma Semut pada berbagai jenis permasalahan optimasi, dan muncul banyak variasi Algoritma Semut.

Macam-Macam Algoritma Semut?

Versi pertama disebut dengan Ant System (AS), yang diaplikasikan pada TSP

– Elitist Ant System (EAS)

– Rank-Based ANt System (ASrank)

– Min-Max Ant System (MMAS)

Ant Colony System (ACS)

– Approximate Nondeterministic Tree Search (ANTS)

– Hyper-Cube Framework for ACO

Dsb

Masing-masing punya karakteristik sendiri2 yang membedakan. Tiap varian cocok untuk jenis permasalahan tertentu. walaupun ada banyak varaisi, basisnya tetaplah AS.

Sudah Diaplikasikan pada Berbagai Macam Kasus

Travelling Salesman Problem (TSP) dan Asymmetric TSP (ATSP)

The Single Machine Total Weighted Tardiness Scheduling Problem (SMTWTP)

The Generalized Assignment Problem (GAP)

Quadratic Assignment Problem (QAP)

Job-Shop Scheduling Problem (JSP)

The Set Covering Problem (SCP)

Network Routing Applications

And many more…

Di TA gw sendiri ACO bakal diaplikasiin pada permasalahan Penjadwalan Sumber Daya Proyek. [TA? glek…]

More Papers…

www.cs.ualberta.ca/~bulitko/F02/papers/IC.06-ECAL92.pdf

http://iridia.ulb.ac.be/pub/mdorigo/journals/IJ.10-SMC96.pdf

http://www.agent.ai/doc/upload/200302/merk00_1.pdf

http://users.ox.ac.uk/~ierc0002/PPSN00.pdf

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,503 other followers

TODAY’s QUOTE

“The world is a book and those who do not travel read only one page.” – St. Augustine

Categories

Explore Here

Hi ! Anda adalah pengunjung ke...

  • 116,765